![]() |
| Diklat Online |
kita yang masih mengalami masa disaat masih digunakannya papan tulis hitam dengan kapur tulis, ya benar sekali itu media yang digunakan guru saat mengajar, lambat laun datanglah generasi whiteboard, berbeda dengan sebelumnya media ini malah sebaliknya yang tadinya beckground hitam tulisan putih berganti dengan papan putih dengan tulisan hitam
Namun tak lama generasi whiteboardpun digantikan dengan media proyektor, era dimana guru menggunakan teknologi berupa layar digital, tak perlu menulis secara manual cukup diketik pada laptop lalu disambungkan dengan proyektor, guru bisa menampilkan pembalajaran yang akan digunakan dan bahannya bisa digunakan kapanpun ia mau tanpa perlu ditulis lagi
Zaman berubah seiring dengan perkembangan daya pikir manusianya itu sendiri, media pembelajaran yang tadinya manual berubah menjadi digital, zaman dimana penguasaan teknologi menjadi harga mati yang mesti dikuasai
Medianya berubah seiring perkembangan zaman, namun coba tengok cara mengajar gurunya, apakah juga sudah sesuai dengan perkembangan zaman ataukah masih menggunakan cara-cara lama yang dianggapnya masih relevan
Satu contoh penempatan posisi duduk siswa didalam kelas, sebelum tahun 80an penempatan posisi duduk masih segaris dimana guru berada di posisi terdepan secara terpisah, guru sebagai subjek sementara semua siswa menjadi objeknya, namun kenyataannya posisi tersebut masih digunakan diera modern saat ini
Sementara perkembangan belajar dengan segala metodenya yang terus mengalami pembaruan, sementara diluar sana masih ada yang bertahan dengan metode lama yang sudah tertinggal
Memang banyak factor yang menjadi alasan mengapa masih bertahan dengan metode-metode lama, bisa jadi dari gurunya itu sendiri yang tidak mau berinovasi dan nyaman dengan metode lama, atau fasilitas sekolah yang kurang memadai
Selain itu saat ini sudah mulai menjamur media-media pembelajaran yang tak dibatasi ruang dan waktu, kalau dulu siswa belajar dating kesekolah dengan tempat dan waktu yang sudah ditentukan, namun saat ini dengan bantuan teknologi mereka bisa sekolah dan belajar dengan alat komunikasi
Tentu ini menjadi loncatan yang luar bisa dalam dunia pendidikan, dulu orang tua berpikir bahwa anaknya bisa belajar hanya disekolah, sekarang teknologi telah menjawabnya, melalui aplikasi yang tersambung jaringan internet mereka bisa belajar dari jarak jauh tanpa perlu adanya tempat dan pembatasan waktu belajar
Sebagai contoh grup guru dahysyat nusantara, media belajar bagi guru kegiatan sharing dan seminar online yang saat ini terus mengalami perkembangan, dulu para guru yang mau ikut seminar ataupun diklat harus mengelurkan biaya transportasi, penginapan dan biaya-biaya lainnya.
Namun saat ini dengan kemudahan teknologi mereka bisa belajar dimanapun lokasi mereka berada, dengan bantuan jaringan internet dan aplikasi telegram meraka sudah bisa belajar dan saling diskusi satu sama lain tanpa harus mengeluarkan dengan biaya yang tinggi
Zaman sudah berubah, apakah kita belum juga mau berubah
Memang sampai kapanpun teknologi tak akan bisa menggantikan peran guru namun guru yang tak memanfaatkan teknologi maka ia akan tertinggal dengan derasnya zaman
Karena tujuan dari pendidikan itu sendiri selain kita cerdas secara intelektual dan menjadi insana bertaqwa kita juga mampu beradaptasi dengan zaman
Bukan hanya untuk diri kita, kita mau belajar memanfaatkan teknologi namun lebih dari itu kita mendidik siswa untuk selaras dengan zamannya
Mungkin saat ini penggunaan teknologi belum berdampak yang signifikan buat diri kita namun dimasa depan siswa kita mereka akan bersaing dengan orang-orang luar yang jauh lebih pandai dalam pemanfaatan teknologi
Mengenalkan teknologi saat ini disertai dengan pencegahan dampak buruknya menjadi alternative dalam pembelajaran abad 21
Namun sekali lagi pemakaian dan pemanfaatan teknologi tentunya mesti disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik
Diklat Online Guru

Tidak ada komentar:
Posting Komentar